Cinta Hitam

black-love-wallpaper-8
Sumber: wallpaper-gallery.net

Ketika kau merasa memiliki perasaan khusus kepada seseorang yang bahkan sudah cukup lama tidak berkomunikasi lagi denganmu. Belum kau lihat rupa tiga dimensinya. Belum kau dengar hela nafasnya. Belum kau hirup wangi feromonnya atau mungkin parfumnya. Feromon mungkin sedikit terlalu vulgar.

Begitu pula…

Belum kau raba indera perabanya. Belum kau dendangkan renyah tawamu, tentu kepadanya. Belum juga kau terawang sorot matanya.

Dan semua sensasi yang kau rasakan dari penjuru panca inderamu hanya bisa kau rasakan lewat bunga tidur yang abstrak. Pulau kapuk. Mimpi saja.

Abstrak namun jelas.

Tidak! Bukan mimpi saja, sensasi ini kau rasakan juga saat kau terjaga! Sensasi yang meliputi kesadaran juga lamunan. Mengcangkup nyata dan fatamorgana.

Pada akhirnya, kau hanya pasrah dan menyerahkan seluruh kekhususan ini kepada Tuhan. Menyerahkan seluruh hati dan perasaan teranehmu padaNya. Hanya padaNya.

Sang Maha Membolak-Balikan Hati.

Namun, kau serahkan dengan maksud tertentu. Kau ingin Tuhan menjaga “kekhususan” itu untuk sang pujaan yang kau dambakan. Agar kau tak akan merasa “khusus” pada seseorang baru. Agar kau tak jatuh lagi.

Agar kelak di masa depan kau akan dipersatukan dengan sang pujaan hati, melalui kuasa ilahi.

Tetapi,

Apakah benar yang kau lakukan?

Lol. Aku menulis ini setelah aku melihat sinetron Turki berjudul Kara Sevda yang cukup mempengaruhiku secara emosional. Sinetron itu berkisah tentang para tokohnya yang gagal move on dari masa lalu mereka. #explainplotbadly #sinopsisburuk LOL

Sebenarnya, sinetron itu tak terlalu merebut hatiku sih (hanya sebuah sinetron dengan cerita yang biasa saja, konflik orang kaya, kisah cinta dan balas dendam), hanya saja tokoh utama prianya itu lho, Kemal Soydere (diperankan oleh Burak Ozcivit) itu arrrghhhh dia itu arrrghhh tak bisa kudeskripsikan!! #fangirlmodeon #kumat wajahnya terlalu “animated” Masya Allah 😀

20170427_163107
Sumber: instagram.com/kara.sevda_official

Dia memang tampan hahahaha
Tampan doang sih.

Tetapi bukan favoritku.

Engin Akyürek tetap di hati lah (^3^)

Advertisements

2 thoughts on “Cinta Hitam

  1. itu film endless love bukan sih? si kemal huh, oiya mba salam kenal ini first time aku baca blog mba. pas baca puisinya kenapa saya jadi baper😂😂😂 ngana + jleb banget. oiya salam kenal mba izin mau Cari info lewat blog mba 😇

    • Salam kenal juga Deffy. Iyaa, itu si Kemal dari Endless Love hehe. Makasih sudah mampir dan syukur kalau tulisan itu sudah bikin baper 😂😂 oh ya, mau ijin cari info apa yaa kalau boleh tahu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s