Telepon Penipuan – Bagian 1

wp-1484370226399.png
sumber: signealethique.com

Kemarin, sekitar waktu shalat Jumat, tepatnya jam 12.07, telepon seluler adikku berdering. Ketika ku lihat di layar hanya tertera nomor tanpa nama. Iseng aja kuangkat.

Tiba-tiba, ada suara seorang lelaki menangis. Kira-kira percakapan di telepon yang terjadi seperti ini:

Aku: “Halo.”

Laki 1: “Halo. (menangis)”

Aku: “Ini siapa?”

Laki 1: “(terisak) Bapak kecelakaan.”

Aku: “Hah?! Kecelakaan?! Sebentar. (Ngecilin volume tv)”

Aku masih bingung, terus melihat jam, masih jam 12an. Bapakku pasti di kantor lagi shalat Jumat. Aku lanjutin ahh, iseng.

Aku: “Lhoo! Kecelakaan di mana? Kok bisa?!” Aku bicara dengan nada keras.

Laki 1: “Di kantor…(terisak)”

Aku: “Apa?!”

Lalu telepon sepertinya di ambil orang lain.

Laki 2: “Halo. Selamat siang, bu. Saya Pak Rudi, dari Polres”

Aku: “Iya, selamat siang.”

Laki 2: “Ini dengan istrinya?”

Aku: “Bukan. Saya anaknya.”

Laki 2: “Bu, sebenarnya ini bukan kecelakaan. Tapi Bapak ini menabrak orang tua. Terus kakinya patah. Ibu gak perlu jemput kesini. Nanti ketahuan”

Aku: “Oh begitu.” (Maksudnya apaan sih, ketahuan siapa?)

Aku: “Terus, terus. Ini lagi dimana?! Disana banyak orang?!” (Dengan nada keras)

Laki 1: “Ini lagi di polres.”

Aku: “Polres mana?!” (Masih nada keras)

Laki 2: “… (Ngomong gak jelas)..”

Aku tidak dengar Pak Laki 2 itu ngomong apa, soalnya aku sambil lihat tv. Karena tidak dengar, jadi aku reflek nyentak gitu.

Aku: “HAH?!”

Laki2: “Ahh, sudah! Ini telepon saya tutup. Anaknya nggak sopan.”

Aku: “Ok.”

Telepon pun ditutup. Jelas itu pasti penipu. Bapakku kan lagi shalat Jumat. Toh, aku dan adikku janjian bertemu sama Bapak setelah shalat Jumat. Jadi aneh aja kalo Bapakku di waktu shalat Jumat berada di jalan.

Setelah shalat Jumat, adikku menerima telepon dari Bapak dan kitapun janjian di Candi (soalnya barang bapakku ada yang ketinggalan, kebetulan Bapak mau keluar kota)

Jelas telepon tadi dari penipu. ­čśÇ

Advertisements

2 thoughts on “Telepon Penipuan – Bagian 1

    • Iyaaa, Alhamdulillah… sebenarnya deg2an juga pas dengar kata2 kecelakaan itu, tetapi waktu itu untung sambil nonton siaran sholat Jumat di Tvri, makanya langsung sadar, ini kan Jumatan ngapain juga bapakku keluyuran jam segitu… hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s